TEKNIK PENGAWASAN…

Teknik-Teknik Pengawasan

Teknik pengawasan dapat  menggunakan:

  1. Alat: Kamera tersembunyi
  • Kamera yang di letakkan di sudut-sudut ruangan
  • Cheklist kegiatan yang ditujukan kepada para bawahan
  • Serta daftar hadir para bawahan
  1. Proses: dapat dilakukan dengan  pemimpin setiap hari melihat kerja para anggota dan bawahannya secara langsung ataupun  melalui kamera yang telah dipasang di setiap ruangan.
  2. Penyajian data, berupa:
  • Ø Tabel
  • Ø Diagram
  • Ø Histogram
  • Ø Gambar
  • Ø Grafik

Menurut Siagian (2010) bahwa proses pengawasan pada dasarnya dilaksanakan oleh administrasi dan manajemen dengan mempergunakan dua macam teknik, sebaggai berikut:

  1. Pengawasan langsung (direct control)

Pengawasan langsung adalah apabila pimpinan oraganisasi melakukan sendiri pengawasan terhadap kegiatan yang sedang dijalankan oleh para bawahannya. Pengawasan ini dapat berbentuk:

  1. Inspeksi langsung
  2. on-the-spot observation
  3. on-the-spot report

Akan tetapi, karena banyaknya  dan kompleksnya tugas-tugas seoarang pimpinan terutama dalam organisasi besar, seorang pimpinan tidak mungkin dapat selalu itu seringkali pimpinan tersebut harus melakukan pengawasan yang bersifat tidak langsung.

  1. Pengawasan Tidak Langsung

Pengawasan tidak langsung adalah pengawasan dari jarak jauh. Pengawasan ini dilakukan melalui laporan yang disampaikan oleh para bawahan. Laporan ini dapat berbentuk tulisan dan lisan.

Kelemahan dari pengawasan tidak langsung adalah sering para bawahan hanya melaporkan hal-hal yang positif saja. Dengan perkataan lain, para bawahan itu mempunyai kecenderungan hanya melaporkan hal-hal yang diduganya akan menyenangkan pimpinan.

Padahal, seorang pimpinan yang baik akan menuntut bawahannya untuk melaporkan hal-hal, baik positif maupun yang bersifat negatif. Karena jika hanya hal-hal positif saja yang dilaporkan maka pimpinan tidak akan mengetahui keadaan yang sesungguhnya. Akibatnya pimpinan akan mengambilnya kesimpulan yang salah dan bahkan keputusan yang salah.

Meskipun demikian, perlu ditekankan bahwa kecenderungan bawahan melaporkan hal-hal yang positif saja sering adalah akibat sifat pimpinan yang ssuka menghukum orang-orang yang melaporkan hal-hal yang sifatnya negatif dan merangsang orang-orang yang memberikan laporan yang baik. Untuk mendapatkan gambaran yang tepat dan untuk mempunyai perspektif yang obyektif, pimpinan sering perlu mengetahui hal-hal yang negatif, terutama kegagalan-kegagalan yang dihadapi serta masalah-masalah yang belum dipecahkan.

Kesimpulannya adalah pengawasan tidak akan berjalan dengan baik jika hanya bergantung kepada laporan saja. Pimpinan yang bijaksana akan menggabungkan teknik pengawasan langsung dan tidak langsung dalam melaksanakan fungsi pengawasan.

  1. A.  Berdasarkan waktu pelaksanaan

1. Terus menerus = pada saat kegiatan

  1.  Alat yang bisa digunakan adalah berupa instrumen pengawasan yang dibuat oleh pengawas sebelum melaksanakan pengawasan
  2. Proses, dalam proses pelaksanaan pimpinan secara langsung mengontrol semua kegiatan anggotanya dan mengecek setiap tahap kegiatan yang dilakukan di bantu oleh orang yang telah ditunjuk sebagai pengawas.
  3. Penyajian data pimpinan dapat meminta hasil kegiatan yang telah dilakukan oleh anggotanya secara rutin sampai pada pencapaian tujuan tercapai secara maksimal, dapat berupa tabel, diagram, grafik atau gambar lainnya yang dapat menunjukkan laporan kegiatan.

2. Berkala

  1.  Alat yang digunakan bisa dalam bentuk instrumen pertanyaan yang ditujukan kepada yang diawasi dan disusun berdasarkan masalah yang telah terjadi
  2. Proses pengawas dapat dilakukan dengan penyusunan program pengawasan yang dilakukan secara berkala dan tidak setiap hari.
  3. Penyajian data dapat berupa daftar kegiatan yang telah dilakukan dan daftar kegiatan yang mengalami kendala atau masalah.

c. Insidental

  1. Alat yang digunakan adalah bisa berupa foto, alat cheklist ketika pengawas melakukan pengawasan
  2. Proses, pengawas dapat langsung mengawasi keadaan yang sebenarnya terjadi tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu.
  3. Penyajian data dapat diminta secara langsung pada waktu kegiatan pengawasan dilakukan atau pada waktu proses pengawasan di lakukan.
  1. B.  Berdasarkan proses pelaksanaan

1. sebelum kegiatan = premilinary control = preventif

  1. Alat yang digunakan berupa instrumen atau daftar perencanaan kegiatan dan daftar  perlengkapan yang telah dibuat sebelumnya untuk mengecek perlengkapan kegiatan
  2. Proses, pengawas bisa berkeliling mengawasi untuk mengecek semua daftar perencanaan yang telah dibuat oleh para anggotanya.
  3. penyajian data dalam bentuk prosedur perencanaan yang telah dibuat oleh para anggotanya

2. Sedang = concurrent control

Teknik yang dapat digunakan

  1. Alat perekam berupa kamera, foto kegiatan, instrumen pengamatan langsung
  2. Proses dapat  dilakukan dengan berkeliling area pelaksanaan kegiatan
  3. penyajian data dapat berupa tendensi sentral yang menyatakan bagaimana kegiatan tersebut mengalami perkembangan atau tidak dan data tentang analisa instrumen observasi.

3. Sesudah = represif = feed back control

  1. Alat yang digunakan bisa berupa hasil penyimpanan rekaman kamera dan angket untuk para anggota organisasi
  2. Proses pengawasan evaluasi hasil dari kegiatan
  3. Penyajian data berupa pelaporan secara tertulis, dapat berupa grafik atau sebagainya
  1. C.  Berdasarkan cara pelaksanaan

1. Secara langsung

  1. Alat yang digunakan berupa alat observasi cheklist
  2. Proses, dapat di lakukan dengan pemeriksaan langsung terhadap kegiatan yang dilakukan dengan cara pelaporan secara lisan dari bawahan
  3. Penyajian data berupa analisis data statistik dalam bentuk kurva atau diagram yang dapat dibaca oleh pengawas, dalam bentuk tendensi sentral atau sebagainya.

2. Secara tidak langsung

  1. Alat bisa menggunakan angket yang diberikan kepada seluruh angggota organisasi
  2. Proses dapat dilakukan suatu pemeriksaan secara rutin mengenai kegiatan yang dilaksanakan
  3. Penyajian data dapat berupa data statistik yang dilaporkan ketika akan diperiksa ataupun tidak diperiksa anggota haruslah menyerahkan hasil laporannya kepada pimpinan
  1. D.  Berdasarkan pencapaian tujuan

1. Formil

  1. Alat yang digunakan bisa menggunakan instrumen observasi yang didalamnya mengandung proram-program yang hendak dicapai dengan memberikan cheklist pada instrumen itu, maka akan didapat informasi apakah ada kegiatan yang tidak sesuai atau tidak
  2. Proses dengan melakukan audit operasional
  3. Penyajian data dengan data statistik berupa penggunaan anggaran

2. Materiil

  1. Alat yang digunakan bisa berupa instrumen observasi mengenai anggaran yang ada pada organisasi dari pendapatan sampai pada pengeluaran
  2. Proses dapat dilakukan audit operasional terhadap anggaran organisasi
  3. Penyajian data berupa data statistik (kurva pendapatan dan pengeluaran)
  4. E.  Berdasarkan alur

1. Atasan-bawahan

  1. Alat yang digunakan untuk mengawasi bisa berupa instrumen pengamatan yang mengacu pada performance para bawahan disuatu sekolah
  2. Proses pemimpin dapat memantau perkembangan kegiatan melalui pengamatan hasil laporan yang diminta dari bawahan dan melakukan supervisi kepada bawahan
  3. Penyajian data bisa dalam data statistik hasil dari kegiatan yang telah dilakukan oleh bawahan

2. Bawahan-atasan

  1. Alat yang digunakan berupa rekaman daftar hadir semua bawahan
  2. Proses dengan cara pemimpin memantau setiap perkembangan kegiatan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara rutin dan memberikan inspeksi teratur jika ada kegiatan yang tidak sesuai
  3. Penyajian data berupa data statistik dan dilaporkan secara tertulis oleh bawahan

Sasaran Pengawasan PendidikaN

Sasaran Pengawasan Pendidikan, yaitu:

1. Substansi     Manajemen Pendidikan

2. Budaya dan  Iklim Sekolah

3. Komponen Lainnya

2 Komentar to “TEKNIK PENGAWASAN…”

  1. Terus kalau sudah mengetahui jenis jenis pengawasan, lalu apa selanjutnya?
    http://alivfaizalmuhammad.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: